Senin, 17 Juni 2013

Permainan Tradisional

Permainan Ular Naga

     Ini merupakan salah satu dari tugas mata kuliah Softskill [Ilmu Budaya Sosial]. Tujuan kami membuat video ini agar kita sebagai generasi muda dapat melestarikan atau menjaga permainan-permainan tradisional yang pada saat ini sudah jarang di mainan kan oleh anak-anak. Pada saat ini kebanyakan dari anak anak lebih memilih untuk bermain game online, playstation, dsb bahkan pada saat ini anak-anak pun lebih memilih untuk bermain dengan gadget. Mungkin sebagian dari mereka tidak mengetahui permainan-permainan tradisional.
     Pada video ini kami memainkan salah satu permainan tradisional yaitu, Ular Naga. Permainan Ular Naga adalah satu permainan berkelompok yang biasa dimainkan anak-anak Jakarta di luar rumah di waktu sore dan malam hari. Tempat bermainnya di tanah lapang atau halaman rumah yang agak luas. Lebih menarik apabila dimainkan di bawah cahaya rembulan. Pemainnya biasanya sekitar 5-10 orang, bisa juga lebih, anak-anak umur 5-12 tahun (TK - SD).

Senin, 29 April 2013

Ayat Al-Qur'an Tentang Cinta

       Menurut hadis Nabi, orang yang sedang jatuh cinta cenderung selalu mengingat dan menyebut orang yang dicintainya (man ahabba syai'ankatsura dzikruhu), kata Nabi, orang juga bisa diperbudak oleh cintanya (man ahabba syai'an fa huwa `abduhu). Kata Nabi juga, ciri dari cinta sejati ada tiga :
1.    lebih suka berbicara dengan yang dicintai dibanding dengan yang lain
2.    lebih suka berkumpul dengan yang dicintai dibanding dengan yang lain, dan
3.    lebih suka mengikut ikemauan yang dicintai dibanding kemauan orang lain/diri sendiri. Bagi orang yang
       telah jatuh cinta kepada Alloh SWT, maka ia lebih suka berbicara dengan Alloh Swt, dengan membaca
       firman Nya, lebih suka bercengkerama dengan Alloh SWT dalam I`tikaf, dan lebih suka mengikuti
       perintah Alloh SWT daripada perintah yang lain.
Dalam Qur'an cinta memiliki 8 pengertian berikut ini penjelasannya:
1.  Cinta mawaddah     
     Cinta mawaddah adalah jenis cinta mengebu-gebu, membara dan "nggemesi". Orang yang memiliki cinta
     jenis mawaddah, maunya selalu berdua, enggan berpisah dan selalu ingin memuaskan dahaga cintanya. Ia
     ingin memonopoli cintanya, dan hampir tak bisa berfikir lain.
2.  Cinta rahmah       
     Cinta rahmah adalah jenis cinta yang penuh kasih sayang, lembut, siap berkorban, dan siap melindungi.
     Orang yang memiliki cinta jenis rahmah ini lebih memperhatikan orang yang dicintainya dibanding
     terhadap diri sendiri. Baginya yang penting adalah kebahagiaan sang kekasih meski untuk itu ia harus
     menderita. Ia sangat memaklumi kekurangan kekasihnya dan selalu memaafkan kesalahan kekasihnya.
     Termasuk dalam cinta rahmah adalah cinta antar orang yang bertaliandarah, terutama cinta orang tua
     terhadap anaknya, dan sebaliknya. Dari itu maka dalam al Qur'an , kerabat disebut al arham, dzawi al
     arham ,yakni orang-orang yang memiliki hubungan kasih sayang secara fitri,yang berasal dari garba kasih
     sayang ibu, disebut rahim (dari kata rahmah). Sejak janin seorang anak sudah diliputi oleh suasana
     psikologis kasih sayang dalam satu ruang yang disebut rahim. Selanjutnya diantara orang-orang yang
     memiliki hubungan darah dianjurkan untuk selalu ber silaturrahim, atau silaturrahmi artinya menyambung
     tali kasih sayang. Suami isteri yang diikat oleh cinta mawaddah dan rahmah sekaligus biasanya saling setia
     lahir batin-dunia akhirat.
3.  Cinta mail     
     Cinta mail adalah jenis cinta yang untuk sementara sangat membara, sehingga menyedot seluruh perhatian
     hingga hal hal lain cenderung kurang diperhatikan. Cinta jenis mail ini dalam al Qur'an disebut dalam
     konteks orang poligami dimana ketika sedang jatuh cinta kepada yang muda (an tamilu kulla al mail),
     cenderung mengabaikan kepada yang lama.
4.  Cinta syaghaf     
     Cinta syaghaf adalah cinta yang sangat mendalam, alami, orisinil dan memabukkan. Orang yang terserang
     cinta jenis syaghaf (qadsyaghafaha hubba) bisa seperti orang gila, lupa diri dan hampir-hampir tak
     menyadari apa yang dilakukan. Al Qur'an menggunakan term syaghaf ketika mengkisahkan bagaimana
     cintanya Zulaikha, istri pembesar Mesir kepada bujangnya, Yusuf.
5.  Cinta ra'fah
     Cinta ra’fah adalah rasa kasih yang dalam hingga mengalahkan norma-norma kebenaran, misalnya kasihan
     kepada anak sehingga tidak tega membangunkannya untuk salat, membelanya meskipun salah. Al Qur'an
     menyebut term ini ketika mengingatkan agar janganlah cinta ra`fah menyebabkan orang tidak
     menegakkan hukum Allah, dalam hal ini kasus hukuman bagi pezina (Q/24:2).
6.  Cinta shobwah     
     Cinta shobwah adalah cinta buta, cinta yang mendorong perilaku penyimpang tanpa sanggup mengelak. Al
     Qur'an menyebut term ni ketika mengkisahkan bagaimana Nabi Yusuf berdoa agar dipisahkan dengan
     Zulaiha yang setiap hari menggodanya (mohon dimasukkan penjara saja), sebab jika tidak, lama kelamaan
     Yusuf tergelincir juga dalam perbuatan bodoh, wa illa tashrif `anni kaidahunna ashbu ilaihinna wa akun min
     aljahilin (Q/12:33)
7.  Cinta syauq (rindu)
     Cinta syauq (rindu) term ini bukan dari al Qur'an tetapi dari hadis yang menafsirkan al Qur'an. Dalam surat
     al `Ankabut ayat 5 dikatakan bahwa barang siapa rindu berjumpa Allah pasti waktunya akan tiba. Kalimat
     kerinduan ini kemudian diungkapkan dalam doa ma'tsur dari hadis riwayat Ahmad; wa as'aluka ladzzata an
     nadzori ila wajhikawa as syauqa ila liqa'ika, aku mohon dapat merasakan nikmatnya memandang wajah Mu
     dan nikmatnya kerinduan untuk berjumpa dengan Mu. Menurut Ibn al Qayyim al Jauzi dalam kitab Raudlat
     al Muhibbin waNuzhat al Musytaqin, Syauq (rindu) adalah pengembaraan hati kepadasang kekasih (safar al
     qalb ila al mahbub), dan kobaran cinta yang apinya berada di dalam hati sang pecinta, hurqat al mahabbah
     wa iltihab naruha fi qalb al muhibbi.
8.  Cinta kulfah     
     Cinta kulfah adalah perasaan cinta yang disertai kesadaran mendidik kepada hal-hal yang positip meski
     sulit, seperti orang tua yang menyuruh anaknya menyapu, membersihkan kamar sendiri, meski ada
     pembantu. Jenis cinta ini disebut al Qur'an ketika menyatakan bahwa Allah tidak membebani seseorang
     kecuali sesuai dengan kemampuannya, layukallifullah nafsan illa wus`aha (Q/2:286)

Puisi Cinta

Kerinduan

Jam menit detik terus berganti
Tuk lupakan bayangan masa lalumu
Waktu bersama-sama denganmu
Rindu ini melanda ku tiada henti

Kini hanya satu inginku
Dapat berjumpa dengannya
Ingin mengulang waktu rasanya
Butiran mutiara jatuh dipipiku

Berharap hanyalah sebuah mimpi
Canda tawamu telah tiada
Dan butiran mutiara membasahi pipi

Kini tinggallah kenangan bersamamu
Dan dibenakku hanya ada bayanganmu
Sungguh ku tak dapat menahan kepergianmu

Kamis, 28 Maret 2013

Kebudayaan Manusia


Manusia dan Kebudayaan

Manusia sudah mengenal dan memiliki kebudayaan sejak ribuan tahun yang lalu, kebudayaan yang diturunkan ke anak cucu mereka sampai saat ini. Seriring berjalannya waktu, kebudayaan terus berkembang.

Secara istilah manusia dapat diartikan sebuah konsep atau sebuah fakta. Dalam hal kerohanian, mereka dijelaskan menggunakan konsep jiwa yang bervariasi. Budaya adalah suatu cara hidup yang berkembang dan dimiliki bersama oleh sebuah kelompok orang dan diwariskan dari generasi ke generasi. Budaya terbentuk dari banyak unsur yang rumit.

Kebudayaan adalah sesuatu yang akan memengaruhi tingkat pengetahuan dan meliputi sistem ide atau gagasan yang terdapat dalam pikiran manusia, sehingga dalam kehidupan sehari-hari, kebudayaan itu bersifat abstrak. Sedangkan perwujudan kebudayaan adalah benda-benda yang diciptakan oleh manusia sebagai makhluk yang berbudaya, berupa perilaku dan benda-benda yang bersifat nyata, misalnya pola-pola perilaku, bahasa, peralatan hidup, organisasi sosial, religi, seni, dan lain-lain, yang kesemuanya ditujukan untuk membantu manusia dalam melangsungkan kehidupan bermasyarakat.

Hubungan manusia dengan kebudayaan adalah kebudayaan merupakan hasil dari ide, gagasan dan pemikiran baik nyata ataupun abstrak dan juga rancangan hidup masa depan. Sehingga dapat diartikan pula bahwa semakin tinggi tingkat kebudayaan manusia, semakin tinggi pula tinggkat pemikirian setiap manusia tersebut. Kebudayaan itu sendiri  digunakan untuk melangsungkan kehidupan bermasyarakat  antar manusia karena sifat manusia itu sebagai makhluk sosial yaitu manusia tidak dapat hidup sendiri melainkan harus hidup dengan manusia lainnya. Sehingga bisa dikatakan bahwa manusia adalah makhluk yang berbudaya.


Bagan Psikososiogram Manusia






Penjelasan:

• Nomor 7 dan nomor 6 disebut daerah tak sadar dan sub sadar. Kedua lingkaran itu berada di daerah pedalaman dari alam jiwa individu dan terdiri dari bahan pikiran dan gagasan yang telah terdesak ke dalam, sehingga tidak disadari lagi oleh individu yang bersangkutan. Contohnya : impian atau cita-cita yang diinginkan.

• Nomor 5 disebut kesadaran yang tak dinyatakan (unexpressed conscious). Lingkaran itu terdiri dari pikiran-pikiran dan gagasan-gagasan yang disadari oleh si individu yang bersangkutan, tetapi siapapun juga dalam lingkarannya. Hal itu disebabkan ada kemungkinan, bahwa: Ia takut salah dan takut dimarahi orang apabila ia menyatakannya, atau karena ia punya maksud jahat.

• Nomor 4 disebut kesadaran yang dinyatakan (expressed conscious). Lingkaran ini di dalam alam jiwa manusia mengandung pikiran-pikiran, gagasan-gagasan, dan perasaan-perasaan yang dapat dinyatakan secara terbuka oleh si individu kepada sesamanya, yang dengan mudah diterima dan dijawab oleh sesamanya.

• Nomor 3 disebut limgkaran hubungan karib, mengandung konsepsi tentang orang-orang, binatang-binatang, atau benda-benda yang oleh si individu diajak bergaul secara mesra dan karib, yang bisa dipakai sebagai tempat berlindung dan tempat mencurahkan isi hati apabila ia sedang terkena tekananbatin atau dikejar-kejar oleh kesedihan dan oleh masalah-masalah hidup yang menyulitkan.

• Nomor 2 disebut lingkaran hubungan berguna, tidak lagi ditandai oleh sikap sayang dan mesra, melainkan ditentukan oleh fungsi kegunaan dari orang, binatang atau benda-benda itu bagi dirinya.

• Nomor 1 disebut lingkaran hubungan jarak jauh, terdiri dari pikiran dan sikap dalam alam jiwa manusia tentang manusia, benda-benda, alat-alat, pengetahuan dan adat yang ada dalam kebudayaan dan masyarakat sendiri, tetapi yang jarang sekali mempunyai arti dan pengaruh langsung terhadap kehidupan sehari-hari

• Nomor 0 disebut lingkaran dunia luar, terdiri dari pikiran-pikiran dan anggapan-anggapan yang hampir sama dengan lingkaran nomor 1, hanya bedanya terdiri dari pikiran-pikiran dan anggapan-anggapan tentang orang dan hal yang terletak di luar masyarakat dan negara Indonesia, dan ditanggapi oleh individu bersangkutan dengan sikap masa bodoh. Contohnya : anggapan pelajar indonesia yang tak pernah ke luar negeri tentang jepang

Kesimpulan :

Manusia adalah makhluk yang berbudaya, yang dapat menghasilkan kebuadayaan yang beraneka ragam. Kebuadayaan suatu manusia adalah hasil dari ilmu pengetahuan manusia tersebut dan kedua hal tersebut saling berkaitan satu sama lain.

Rabu, 07 November 2012

Objek Foto


Dalam dunia fotografi bunga merupakan salah satu objek yang menawarkan pesona tersendiri bagi para pencinta fotografi dan menjadi  salah satu objek foto yang sangat populer bagi pemilik kamera terutama bagi seorang pemula dalam dunia fotografi. Selain bunga yang sering dijadikan objek foto ada pula objek alam yang memang menawarkan lanscape yang cukup baik dan bagus untuk dipotret. Itu sebabnya sebagian orang cukup menikmati ketika memotret alam selain itu objek alam memberikan kesan yang sejuk dan indah ketika dilihat.
Sebenarnya banyak sekali objek yang bisa kita ambil, seperti model, panning, night shot, dll. Namun tidak semua objek itu dapat mengahasilkan gambar yang baik dan bagus. Dalam memfoto suatu objek kita harus mendapatkan angel angel yang pas ketika akan memfoto agar hasil yang didapatkan bagus dan sesuai dengan yang kita inginkan.
Berikut ini adalah foto-foto makro bunga dan lanscape :



Kedua bunga ini terlihat lebih jelas atau lebih fokus.


Pemandangan Candi Borobudur 






Rabu, 17 Oktober 2012

Rendahnya Kesadaran dan Kepedulian Warga Terhadap Sampah

Sampah merupakan material sisa yang tidak diinginkan setelah berakhirnya suatu proses. Sampah telah menjadi masalah  klasik yang tidak mudah diselesaikan untuk setiap Negara, termasuk Indonesia. Walaupun banyak pihak  yang telah menggalakkan program 3R, reuse, recycle dan reduce dengan tujuan untuk mengurangi sampah yang ada tetapi hal tersebut tidak membuat permasalahan akan sampah di Indonesia selesai.
Untuk memecahkan masalah sampah ini perlu kesadaran dan kepedulian dari semua pihak, bukan hanya dari pemerintah saja tetapi dari masyarakatnya itu sendiri yang telah berperan sebagai produsen terbesar.
“Mulailah dari diri sendiri, mulai dari hal terkecil dan mulailah dari sekarang.”
Marilah kita mulai membantu menyelesaikan persoalan sampah ini dari diri kita sendiri, mari kita mulai mengurangi konsumsi makanan-makanan yang dibungkus oleh bahan-bahan yang sulit untuk diuraikan seperti plastik, stereoform, serta gerakan mengubah limbah dan sampah menjadi benda yang masih dapat bermanfaat bagi manusia dan lingkungan sekitar. Hal tersebut merupakan tugas yang mulia dan sepantasnya dihargai seperti kegiatan masyarakat lainnya. Memuliakan pekerjaan yang berhubungan dengan barang-barang sisa tentunya harus diikuti dengan penghargaan yang wajar terhadap orang-orang yang terlibat dalam kegiatan tersebut. Gerakan pengendalian sampah harus dimulai dari pusat-pusat kegiatan masyarakat seperti lingkungan pendidikan, perkantoran, pasar, dan pemukiman.
Pedulilah terhadap hal-hal kecil, karena lama-kelamaan dari hal kecil tersebut akan menjadi sesuatu yang besar, yang akan berguna bagi kehidupan kita. Mulailah untuk membuang sampah pada tempatnya, jangan membiasakan membuang sampah sembarangan seperti ke selokan sungai ataupun laut. Karena hal tersebut dapat menyebabkan terjadinya banjir akibat tersumbatnya aliran air.
Yang terakhir mulailah kedua hal tersebut dari sekarang. Jangan menunda untuk melakukan hal tersebut agar Negara kita menjadi bersih minimal lingkungan di sekitar kita.




Pengalaman Bootcamp SAP Part3

Pada hari ke 22 training tanggal 5 Juli 2017 diadakan ujian tertulis untuk mengetahui sejauh mana peserta bootcamp memahami materi yan...